Sabtu, 19 Maret 2011

PEMERIKSAAN BILIRUBIN,PEMERIKSAAN REAKSI CINCIN DENGAN JODIUM


Pemeriksaan bilirubin

Alat dan bahan yang disiapkan:
        I.            Siapkan :
1.       Tabung reaksi
2.       Tabung Erlenmeyer
3.       Kertas saring
4.       Urin
5.       Spuit 3 cc
      II.            Reagen :
1.       Fouchet
2.       Jodium tincture
Pada pemeriksaaan bilirubin dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
1.       Reaksi cincin dengan jodium
2.       Reaksi fouchet

PEMERIKSAAN REAKSI CINCIN DENGAN JODIUM
Alat dan pereaksi :
v  Jodium tincture ( 1% jodium dalam alcohol )
v  Tabung reaksi
v  Spuit 3 cc
v  Urin
v  Penjepit

Cara kerja :
1)      Sediakan sebuah tabunh reaksi dan masukkan 5 ml urin. Ditambahkan 1 ml jodium tincture dengan hati – hati.
2)      Biarkan selama 3-5 menit dan perhatikan perubahan – perubahannya.

Hasil :
Lihat pada tabung jika dalam kurun waktu 3-5 menit, pada garis pemisah antara kedua cairan itu terlihat cincin hijau, berarti dalam urin terdapat bilirubin reaksi positif (+).
Dan jika pada garis pemisah antara kedua cairan itu tidak terlihat cincin hijau, berarti dalam urin tidak terdapat bilirubin reaksi negative.
Pada percobaan hasilnya adalah reaksi negative (-).

REAKSI FOUCHET
Alat dan pereaksi:
v  Larutan BaCl₂ 10%
v  Reagensia Fouchet (25 gr. Trichioracetic acid dilarutkan dalam 100 ml aquadest dan dicampurkan dengan 10 ml FeCl3₃ 10% )
v  Tabung reaksi
v  Tabung Erlenmeyer
v  Kertas saring
v  Urin
v  Spuit 3 cc

Cara kerja :
1)      Sediakan sebuah tabung reaksi dan masukkan 5 ml urine, Tambahkan 1 ml BaCl₂ 10%.
2)      Endapan yang terjadi disaring dengan kertas saring dan tidak boleh dilipat.
3)      Endapan dipindahkan kekertas saring lain yang kering, kemudian diteteskan reagensia Fouchet.
4)      Lihat apa yang terjadi pada kertas saring tersebut.

Hasil:
Bila terbentuk warna hijau berarti bilirubin terdapat didalam urin reaksi positive (+)
Bila tidak terbentuk warna hijau berarti bilirubin tidak terdapat didalam urine, reaksi negative (-)
Pada paercobaan hasilnya negative (-)

Kesimpulan:
1.       Pada reaksi cincin dengan jodium urine tidak boleh disaring karena bilirubinnya akan tertinggal pada kertas saring.
2.       Pada reaksi fouchet bila terbentuk warna hijau berarti bilirubin terdapat didalam urine.
3.       Pada pemeriksaan bilirubin orang normal tidak terdapat cincin berwarna hijau.

Pertanyaan :
1)      Jelaskanlah bagaimana warna hijau bisa terbentuk?
Kadar bilirubin berapakah sehingga terbentuk cincin hijau tersebut?

Hasil:
1)      Cincin warna hijau bisa terbentuk karena warna urine sering memberi petunjuk tentang adanya bilirubin. Bilirubin glukuronida adalah semacam zat yang tidak tahan sinar matahari, zat itu dipecah oleh proses oksidasi dan hidrolisis. Bilirubin dioksidasi menjadi biliverdin hijau.
2)      Akan terbentuk cincin hijau jika kadar bilirubin > 1 mmol/L ( >0,05 mg bilirubin/Dl ).

Referensi:
1.       Buku penuntun praktikum biokimia blok X Gastroenterohepatologi, Dr. sumihar M.R Pasaribu
2.       Penuntun Laboratorium Klinik, R. Gandasoebrata. Hal. 98, penerbit : Diam Rakyat.



0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More